Banyak orang berpikir punya rumah itu hanya bisa dilakukan setelah mapan, sudah berusia 40-an, atau setelah karier benar-benar stabil. Padahal, generasi milenial dan Gen Z sebenarnya bisa mulai memiliki rumah lebih cepat tanpa harus menunggu tua.
Fakta di lapangan menunjukkan, banyak anak muda gagal punya rumah karena beberapa alasan:
Lebih memilih gaya hidup konsumtif daripada menabung.
Menganggap harga rumah selalu terlalu tinggi.
Takut berkomitmen dengan cicilan jangka panjang.
Kurang tahu strategi finansial untuk pembelian properti.
Akibatnya, mereka terus menunda, padahal harga rumah cenderung naik setiap tahun.
Solusi
Kabar baiknya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan Milenial dan Gen Z agar bisa punya rumah lebih cepat:
Mulai Menabung Sejak Dini
Sisihkan minimal 20–30% penghasilan tiap bulan khusus untuk dana rumah. Gunakan rekening terpisah agar lebih disiplin.Cari Skema Pembayaran Fleksibel
Banyak developer menawarkan cicilan ringan atau DP rendah. Ini bisa jadi solusi buat yang penghasilannya masih terbatas.Prioritaskan Lokasi Berkembang
Harga rumah di pusat kota memang mahal. Tapi di area berkembang, harga masih terjangkau dan nilai investasi akan naik seiring waktu.Kurangi Pengeluaran Konsumtif
Gaya hidup nongkrong, traveling, atau belanja online bisa dikurangi agar anggaran lebih banyak dialokasikan ke tabungan rumah.Manfaatkan Program Subsidi Pemerintah
Ada program KPR subsidi untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dengan bunga rendah.
Banyak yang berpikir rumah idaman pasti mahal, padahal ada pilihan hunian yang tetap terjangkau untuk keluarga muda. Dengan perencanaan keuangan yang tepat, cicilan rumah bisa lebih ringan dibandingkan terus-menerus membayar kontrakan. Rumah dengan harga terjangkau memberikan kesempatan keluarga muda untuk memiliki aset berharga tanpa harus mengorbankan kualitas hidup.
Milenial dan Gen Z tidak perlu menunggu usia tua untuk punya rumah. Dengan perencanaan finansial yang tepat, gaya hidup hemat, dan memilih lokasi strategis yang masih terjangkau, rumah idaman bisa dimiliki lebih cepat. Ingat, semakin cepat memulai, semakin besar peluang menikmati rumah sendiri tanpa terbebani harga yang terus melambung.
